Kayu manis dengan nama latin cinnamomun burmani atau dikenal juga dengan nama cinamon mempunyai rasa pedas dan manis. Wangi dan bersifat hangat. Bahan kimia yang terkandung dalam kayu manis diantaranya minyak astiri eugenol, safrole, sinamaldehide, tannin, kalsium oksalat, damar dan zat penyamak. Efek farmakologis kayu manis sebagai peluruh kentut (carminative), peluruh keringat (diaphoretic), antirematik, menambah nafsu makan dan penghilang rasa sakit (analgesic).
Seringkali kayu manis juga dijadikan sebagai minuman, mengingat aromanya yang cukup segar dan sifatnya yang hangat.
Khasiat tersebut diatas, jadikan kayu manis sebagai minuman. Campur dengan jahe secukupnya, juga dengan madu dan susu. Minum selagi hangat.
Untuk penderita asam urat, rebus 1 ibu jari kayu manis, 15 gram jahe merah, 5 gram biji pala, 5 butir kapulaga, 5 gram bunga cengkih dan 4 lembar daun sosor bebek dalam 600ml air. Godok sampai air tersisa setengahnya. Saring air rebusan dan minum sehari cukup satu kali.
Untuk penderita hernia, rebus kayu manis sebesar ibu jari, 15 gram jahe merah, 5 butir kapulaga, 5 gram adas, 1 jari pulasari, air 800ml. Godok sampai setengahnya. Minum selagi hangat. Lakukan sehari dua kali.
Untuk penderita muntah-muntah rebus 1 ibu jari kayu manis, 10 gram temu kunci dan 3 butir kapulaga dengan air 800 ml. Godok sampai air setengahnya. Saring dan air rebusan diminum untuk dua kali sehari, masing-masing 200ml.
No Comments Yet
Be the first to comment.